Solo sebagai kota budaya, semua orang sudah mengamininya. Salah satu budaya nusantara yang menjadi ikon kota Solo adalah Batik. Yang pernah mengunjungi Solo pasti pernah mampir ke Pasar Klewer, atau kalo nggak minimal pernah dengar namanya. Pasar Klewer Solo terkenal sebagai pusat kulakan kain batik, mulai dari yang masih berbentuk bahan ataupun yang sudah jadi baju.
Demi mengukuhkan diri sebagai kota Batik, pada hari Minggu(13/4) di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Solo digelar Solo Batik Carnival. Mungkin banyak yang bilang konsep acara ini mirip dengan acara serupa yang ada di Jember, memang betul begitu karena koordinator acara ini adalah Dynand Fariz, yang juga presiden Jember Fashion Carnival. Cuma yang bikin beda, Solo Batik Carnival ini lebih menekankan pada batik sebagai bahan utama desain-desain baju yang dikenakan para peserta festival. Selain carnaval batik dan pameran batik, pada hari itu juga dapat ditemui ibu-ibu dan para seniman batik yang menunjukkan ketrampilannya melukis berbagai motif batik dalam sebuah kain putih yang disediakan oleh panitia.
Ribuan orang memadati Jl. Slamet Riyadi untuk menyaksikan festival yang baru sekali diadakan di Solo tersebut. Acara serupa rencananya akan diadakan lagi pada tahun depan, jadi masukkan Solo dalam list daerah yang akan anda kunjungi tahun depan dan saksikan sendiri kemeriahan acara tersebut.
Solo Batik Carnival
Posted by Sigit Nugroho at 2:20 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)









5 comments:
mas, kulo ngambil fotonipun kangge ngghiasi postingan kulo nggih...
matur nuwun....
keren om
oalahh... itu pak Jokowi tho? aku ra ngerti, kabeh dho salaman ta' pikir "iki sopooo..." oalah...
tp emang keren bgt ya don, aku sampe terkagum2. Wahh gak nyesel ta' bela2in dateng.
o_O batik...waHH ramai Bngtt,waOoo *satus masih kagum*
pasar klewEr o_O
pasar Klewer opo isih katon koyo 15 tahun kepungkur? Mbiyen wae yen ibu tindak aku mesti derek. jaman semono wis rame banget
Post a Comment